Blockchain.web.id Approval
DeFi

Apa Itu Stablecoin dan Mengapa Harganya Dijaga

2026-10-14 · Redaksi Blockchain.web.id · Artikel

Sebagian besar aset kripto harganya naik-turun tajam. Stablecoin dirancang untuk tidak begitu. Nilainya dipatok pada aset lain — paling umum dolar Amerika Serikat, ada juga yang dipatok pada rupiah — dengan tujuan agar harganya relatif tetap.

Kenapa orang memakainya

Di dalam ekosistem aset kripto, berpindah antar aset berarti menjual satu dan membeli yang lain. Bagi orang yang ingin keluar sementara dari posisi tanpa menarik dana ke rekening bank, stablecoin berfungsi sebagai tempat menampung sementara. Selain itu, stablecoin dipakai untuk transaksi lintas negara karena penyelesaiannya lebih cepat daripada kawat bank, dan dipakai sebagai satuan hitung di layanan keuangan terbuka yang tidak menerima rupiah.

Tiga cara menjaga patokan

Bedanya dengan uang digital bank sentral

Stablecoin bukan uang digital bank sentral. Uang digital bank sentral diterbitkan dan dijamin bank sentral sebagai bagian dari sistem pembayaran resmi. Stablecoin diterbitkan pihak swasta, nilainya bergantung pada cara penerbit menjaganya, dan tidak dijamin negara. Menyamakan keduanya adalah kekeliruan yang berbahaya, karena janji "dijamin" pada stablecoin bersifat klaim penerbit, bukan jaminan negara.

Aturannya di Indonesia

Stablecoin punya batas yang perlu diketahui siapa pun yang memakainya dari Indonesia:

Praktik yang masuk akal

Catatan penyunting: tulisan ini bersifat edukasi umum, bukan nasihat investasi. Keadaan per Oktober 2026; aturan stablecoin di Indonesia masih dalam penyusunan.